Mengurus perpanjangan stnk 5 tahunan di Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Awal tahun ini sudah ada beberapa hal yang harus diubah dan diganti, salah satunya adalah plat motor saya si supra. Enggak berasa udah 5 tahun, cepet banget! Beberapa hari yang lalu saya mengurus perpanjangan stnk 5 tahunan di Samsat Talangagung Kepanjen Malang. Yah, karena saya warga kabupaten Malang jadi mengurusnya di Samsat talangagung kepanjen. Lumayan juga jaraknya 14 km dari rumah, jadi harus berangkat pagi biar enggak terlalu antri panjang.

FYI, dulu saya pernah parno banget ngurus beginian karena cerita orang-orang bahwa birokrasi di kantor pemerintahan cukup ribet dan banyak calonya. Tapi saya sudah pernah dua kali ngurus perpanjang sim dan pajak motor. Lancar-lancar aja tuh, biasa aja, asal telaten dan sabar mengikuti step by step nya. Saya percaya kok kalau sistem nya semakin baik. Lalu saya ingin membuktikannya lagi sendiri saat mengurus perpanjang stnk 5 tahunan ini, baru pengalaman pertama soalnya.

Oh iya, pagi sebelum berangkat saya browsing di internet mencari tahu info secara garis besar mengurus stnk 5 tahunan. Lumayan kan, biar enggak polos-polos banget pas di kantor samsatnya nanti. Stepnya secara garis besar adalah : cek fisik, fotokopi berkas, mengurus berkas dan formulir di loket-loket, bayar di kasir, dan terakhir mengambil plat nomor yang baru.

16111402_10206030404158536_1597459299_n
Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Saya tiba di samsat sekitar pukul 07.30, masih sepi hanya ada beberapa motor yang sudah antri di lajur cek fisik yang belum buka. Belum sempat ikut antri, saya pun berinisiatif untuk fotokopi berkas dulu di fotokopian yang berada di dekat pintu masuk. Waktu itu ada sekitar 6 motor, jadi pikir saya tidak apa-apa kalau ditinggal dulu karena antrian masih sedikit. Di tempat fotokopian tersebut, bapaknya sudah sangat mengerti apa yang dibutuhkan untuk mengurus di samsat. Untuk bayar pajak tahunan saja atau untuk 5 tahunan, tinggal bilang dan siapkan datanya. Untuk mengurus stnk 5 tahunan berkas yang di fotokopi antara lain : BPKP motor, STNK, dan KTP. Untuk KTP yang di bawa harus KTP pemilik motor. Karena motor supra atas nama ayah jadi saya bawa KTP ayah saya juga. Selesai fotokopi saya dapat map dan plastik baru juga untuk stnk baru nanti (biaya : Rp 5.000,-).

Kembali ke antrian jalur cek fisik, ternyata masih sepi juga cuma nambah 3 atau 4 motor. Bukanya memang jam 8 pagi sih. Saya pun ikutan menunggu sambil mengambil foto lingkungan sekitar.

16111986_10206030406598597_1192239674_n
Samsat Talangagung Kepanjen Malang
16111331_10206030402598497_718103836_n
Loket Samsat Talangagung Kepanjen Malang
15995854_10206030406478594_95919421_n
Fotocopy dan Kantin Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Ternyata di belakang ruang loket-loket ada fotokopian juga dan kantin. Alternatif kalau lain kali fotokopi biar ngga jauh-jauh ke depan deket pintu masuk tadi. Hal yang menjadi perhatian saya waktu itu adalah adanya bengkel ukm. Ketika tahu ada bengkel tersebut sayapun sebenarnya sejak tadi pagi ragu, bingung, dan tidak tahu dimana letak nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin) motor saya. Hal ini penting banget untuk keperluan cek fisik.

Waktu pagi saat browsing sih, motor saya ini sepertinya nosinnya di bawah mesin dekat pijakan kaki. Tapi nomor rangkanya saya benar-benar tidak tahu dimana. Tidak ada info dan mau browsing lagi sudah enggak sempat. Bisa jadi di bagian dalam motor yang berarti harus membuka penutup plastiknya. Dan kabar buruknya waktu cek fisik, noka dan nosin harus siap untuk digosok. Syukurlah ada petugas yang saat itu sedang lewat dan memberitahu saya agar motor saya di bawa ke bengkel dulu agar dibukakan penutup plastiknya. Petugas tadi bilang kalau nomor rangka saya ini berada di bawah lampu motor depan. Dan selama hampir tujuh tahun memakai kendaraan sendiri (Honda Supra Astrea) saya baru tahu tentang semua itu (noka dan nosin). Parah ya haha. Beginilah kalau hanya makai aja tapi tidak tahu dalemnya.

Sempat bimbang mau ke bengkel karena sudah antri. FYI untuk cek fisik tidak ada nomor antrian, jadi antriannya ya lewat kita bawa motor kita di jalur cek fisik. Karena menurut bapak petugasnya percuma juga kalau sudah antri tapi noka dan nosinnya belum siap ya harus ke bengkel dulu buat dibuka dan antri lagi, akhirnya sayapun langsung ke tempat bengkel ukm. Waktu itu sekitar pukul 08.00 dan saya jadi pelanggan pertama di bengkel tersebut. Biaya buka plastik kerangka motor Rp 10.000,-. Kerangka saya tinggal di bengkel agar nanti waktu selesai cek fisik bisa di pasangkan lagi.

15995740_10206030406278589_1585897420_n
Suasana antri di jalur cek fisik (kanan), bengkel UKM berada di paling ujung kiri di foto ini
16111100_10206030406558596_81905182_n
Bengkel UKM, Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Kembali ke tempat antrian cek fisik, tempat formulir sudah buka. Formulirnya gratis. Petugas hanya menyuruh untuk melihatkan berkas fotokopian di map biru dan menunjukkan KTP asli. Saya menunjukkan KTP saya sendiri dengan alamat yang sama dengan alamat yang tertera di KTP ayah saya agar petugas tahu kalau yang membawa motor adalah kerabat dekat. Kalau misal alamat nya tidak sama bisa juga bawa KK untuk membuat petugas yakin. Sepertinya ini diperlukan agar menghindari calo. Menuju tempat cek fisik, petugas menggosok noka dan nosin. Saran : sebaiknya nosin dibersihkan dulu dari kotoran agar memudahkan petugas menggosoknya.

16112069_10206030402558496_398139890_n
Tempat pengambilan formulir cek fisik, Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Setelah selesai cek fisik, saya kembali ke bengkel untuk dipasangkan plastik penutup motor dan kemudian parkir di samsat (Rp 2.000,-). Berkas fotokopian dan formulir yang ada di map biru saya serahkan di loket layanan cek fisik. Lalu menunggu panggilan di loket layanan penulisan bpkb yang cetakan 5 tahun, dan menunggu lagi di loket layanan formulir pnbp. Prosesnya kurang lebih setengah jam , waktu itu antrian sedang tidak banyak jadi termasuk cepat prosesnya.

16111441_10206030406398592_329459007_n
Loket Layanan Formulir PNBP, Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Ada cerita lucu waktu mengantri di loket pelayanan bpkb. Ketika saya melihat nomor bpkb yang saya terima kok berbeda. Ternyata tertukar! saya segera kembali ke loket. Penyebabnya cukup fatal sih, yaitu namanya sama dan kecamatannya sama. Jadi yang dipanggil selama antrian adalah nama pemilik kendaraan. Dan waktu itu ada orang yang namanya juga sama seperti nama ayah saya, kecamatannya pun juga sama. Haha syukurlah masalah beres dengan cepat.

Menuju kasir di dalam gedung samsat, sebelum itu formulir harus diisi dulu. Didepan pintu sudah ada petugas yang memandu pengisian formulir. Siapkan bolpoin sendiri agar tidak repot-repot pinjam dan gantian dengan pengantri lain. Lalu masuk ke dalam kantor. Dan lagi-lagi ada petugas yang sudah siap berdiri untuk memandu di dekat meja kasir dan penerimaan berkas. Jadi sangat tidak mungkin untuk tersesat dan bingung. Kalau sudah bingung ya jangan malu untuk bertanya. Sudah disiapkan layanan informasi di dalam kantor tersebut.

15995979_10206030402518495_1550525791_n
Kantor Samsat Talangagung Kepanjen Malang
16111738_10206030402678499_119405725_n
Kasir Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Di kasir 1 adalah tempat membayar. Kebetulan di awal tahun 2017 ini biaya pajak kendaraan naik 50 % jadi saya sudah menyiapkan juga biayanya yang baru. Kalau bisa bawa uang cash karena disini sepertinya tidak menerima debit dan di samsat hanya ada ATM BNI dan satu atm lagi yang saya lupa namanya yang pasti bukan ATM bank umum. Menunggu lagi dan kemudian ke kasir 2 untuk mengambil stnk yang baru. Lalu menuju ke tempat pengambilan plat nomor yang baru. Lokasinya dekat kantin. Mengantri tidak sampai 15 menit dan plat baru pun sudah jadi. Proses sudah selesai, saya mengambil motor di tempat parkir dan sekalian agar tuntas, saya memasang plat yang baru di ukm bengkel tadi (Rp 5.000,-).

Waktu itu saya selesai sekitar pukul 09.45 , start mulai 08.00. Lama proses tergantung antrian dan kesiapan berkas. Semakin pagi dan semakin siap berkasnya, ya semakin cepat prosesnya. Banyak sekali media informasi yang di pasang di samsat, selain itu petugas juga tanggap jika ada pengantri yang sedang bingung, cukup bertanya dan banyak membaca info yang tertera. Kalau saran saya sih hanya waktu di loket-loketnya, karena di panggil secara manual dan tanpa pengeras suara, membuat pengantri yang duduknya agak jauh jadi kadang tidak terdengar. Dan peluang pengantri yang namanya sama itu, lho cukup mengkhawatirkan juga bila tidak cepat tanggap akan bisa membuat bingung juga, hehe. Tapi overall, menurut saya pelayanan di Samsat Talangagung Kepanjen Malang sudah bagus kok.

Alur Mengurus Perpanjangan STNK 5 tahunan di Samsat Talangagung Kepanjen Malang :

  1. Pendaftaran cek fisik. Jika nosin dan noka susah / belum dibuka, ada bengkel ukm yang dapat membantu membukakan plastik pelindung motor.
  2. Cek Fisik, antri
  3. Fotocopy berkas, bisa dilakukan juga sebelum cek fisik
  4. Menyerahkan berkas di loket pelayanan cek fisik
  5. Menunggu dan mengambil bpkb di loket layanan penulisan bpkb yang cetak 5 tahunan
  6. Menunggu dan mengambil berkas untuk pembayaran di loket layanan formulir PNBP
  7. Membayar di kasir 1, didalam kantor samsat
  8. Menunggu dan mengambil stnk baru di kasir 2, didalam kantor samsat
  9. Mengambil plat baru

 

4 thoughts on “Mengurus perpanjangan stnk 5 tahunan di Samsat Talangagung Kepanjen Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s