Hanya Ingin Duduk Berdua

sayang
sore ini keemasan, hangat
sahdu dan begitu sepi

sayang
kau tahu?
sore ini bangku ini masih kosong.
tinggal aku dan sekeping rindu di atasnya
sudah sejak tadi
ya, sudah tadi rasanya
dan sudah tadi
sudah terjadi..
rasanya kau meninggalkan wajahmu
disela sela daun pohon
yang memecah cahaya mentari
keemasan
bayang
wajahmu
pecah
hilang
muncul
dan begitulah seterusnya..
secepatnya
sampai hilang
jingga
merah
oh hilang
jangan kau suruh memoriku mati
bunuh saja raga ini
sirna bersama semuanya

bagaimana kalau aku menunggu saja
mumpung waktu masih baik baiknya
menemani tiada protes
yang kelam lama lama

menunggumu
duduk disini
berdua
melihat indahnya sore ini
ya? sayangku

3 thoughts on “Hanya Ingin Duduk Berdua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s